Jakarta — Ekonom Joshua Pardede menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 berpeluang menembus 5,4% dengan dukungan kemudahan investasi serta peningkatan efisiensi di berbagai sektor.
Ia menjelaskan bahwa penyederhanaan regulasi, perbaikan iklim usaha, dan percepatan realisasi investasi menjadi faktor utama yang mendorong ekspansi ekonomi nasional.
Peningkatan efisiensi di sektor industri, logistik, dan rantai pasok juga dinilai mampu menekan biaya produksi sehingga daya saing Indonesia di pasar global semakin kuat.
Joshua menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan dunia usaha agar kebijakan ekonomi berjalan konsisten dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha.
Dengan kombinasi kebijakan yang tepat, pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi diharapkan dapat mendorong penciptaan lapangan kerja, meningkatkan daya beli masyarakat, dan memperkuat fondasi ekonomi nasional pada 2026.