Jakarta — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan dukungan penuh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menargetkan pembangunan 500 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen dunia usaha untuk berkontribusi langsung dalam peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan di daerah yang memiliki keterbatasan akses layanan.
Kadin menilai kehadiran SPPG di wilayah 3T tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan, tetapi juga membuka peluang ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM, petani, dan pelaku usaha setempat dalam rantai pasok pangan.
Program pembangunan 500 SPPG tersebut akan dilaksanakan secara bertahap dengan melibatkan pemerintah daerah serta berbagai mitra strategis, guna memastikan pelaksanaan berjalan berkelanjutan dan tepat sasaran.
Selain memperkuat ketahanan gizi nasional, inisiatif ini diharapkan dapat mendorong pemerataan pembangunan ekonomi dan sosial di wilayah 3T, sejalan dengan agenda pembangunan nasional.
Ke depan, Kadin berkomitmen untuk terus mengawal implementasi program MBG serta memperluas kolaborasi lintas sektor agar manfaat program dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.