Kendari — Kadin Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menargetkan pembangunan 320 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari perluasan program pemenuhan gizi yang melibatkan kolaborasi dunia usaha dan pemerintah daerah.
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie memberikan apresiasi atas kesiapan dan standar operasional dapur MBG binaan Kadin Sultra yang dinilai telah mencapai level industrial, baik dari sisi tata kelola, kebersihan, maupun efisiensi proses.
Menurut Anindya, penerapan standar tinggi tersebut penting untuk memastikan keberlanjutan program MBG sekaligus menjaga kualitas layanan bagi para penerima manfaat.
Kadin Sultra menyampaikan bahwa pengembangan ratusan dapur MBG tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga membuka peluang kerja baru serta mendorong keterlibatan UMKM dan pelaku usaha lokal dalam rantai pasok pangan.
Target pembangunan 320 dapur MBG akan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Melalui pendekatan gotong royong dan standar operasional yang kuat, Kadin optimistis program MBG di Sultra dapat menjadi model implementasi yang efektif dan berkelanjutan di tingkat nasional.